Penerapan Higiene Dan Sanitasi Santri Di Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Ulum Gresik Bersama Industri Pt. Terminal Petikemas Surabaya

Authors

  • Muslikha Nourma Rhomadhoni Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Friska Ayu Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Ainul Rofik Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Rizka Novembrianto Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Cahya Ardie Firmansyah Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Alviatuz Zahro Subiyakto Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Nikhen Hanivah Alviansyah Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33086/snpm.v1i1.862

Keywords:

Sosialisasi, Higiene, Sanitasi, Pondok Pesantren, Santri, Industri

Abstract

Penerapan hygiene dan sanitasi di Pondok pesantren sangat didukung oleh pemahaman santri dan pengelola pondok. Namun semua itu juga didukung oleh kemmapuan pondok dalam melengkapi saran dan prasarana praktek hygiene dan sanitasi di pondok pesantren. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan peningkatan pemahaman kepada santri dan pengelola terhadap penerapan hygiene sanitasi di pondok pesantren. Kegiatan dilaksanakan secara langsung (luar jaringan). Diataranya melalui kegiatan sosialisasi, praktik cuci tangan, clean day, dan berbagi. Hasilnya. Ada peningkatan pemahaman santri dan pengelolaa pondok terhadap pemahaman hygiene dan sanitasi di ponok pesantren. Serangkaian kegiatan yang dilaksanakan sangat penting dan memberikan kesan baik kepada santri. Sesuatu hal yang menyenangkan diharapkan mampu mempermudah pemahaman santri dan kemauan untuk melakukan penerapan hygiene dan sanitasi secara terus menerus. Kesimpulan: upaya penerapan hygiene dan sanitasi di pondok pesantren bisa maksimal dan menambah semangat manakala ada kolaborasi dengan perusahaan yang memberikan nilai manfaat dari kegiatan menjadi lebih.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Rhomadhoni, M. N., Firdausi, N. J., & Herdiani, N. (2018). TREN KEJADIAN KERACUNAN MAKANAN DIBERBAGAI WILAYAH DI INDONESIA TAHUN 2014 DAN TAHUN 2015. Medical Technology and Public Health Journal, 2(1), 51–65. https://doi.org/10.33086/mtphj.v2i1.767

Food and Drug Administration (FDA). 2005. Employee Health and Personal Hygiene

Handbook Food and Drug Administration (FDA). 2015. Foodborne Illnesses: What You Need to Know. http://www.fda.gov/Food/ResourcesForYou/Consumers/ucm103263.htm. Diakses 30 September 2015

Food Standart Australia New Zaeland. 2013. Agents of Foodborne Illnesss. Canbera Edisi 2

Kemkes RI. 2015. Higiene dan Sanitasi Pangan. http://gizi.depkes.go.id/wpcontent/uploads/2015/02/HIGIENE-SANITASIPANGAN-DIT-GIZI1.pdf. Diakses 30 Oktober 2015 Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1098/ Menkes/ SK/ VII/ 2003 Tentang Persyaratan Hygiene Sanitasi Rumah Makan Dan Restoran. Jakarta: Depkes RI

UU No. 18 tahun 2019 tentang pesantren

Downloads

Published

2022-01-25

How to Cite

Rhomadhoni, M. N. ., Ayu, F. ., Rofik, A. ., Novembrianto, R. ., Firmansyah, C. A. ., Subiyakto, A. Z. ., & Alviansyah, N. H. . (2022). Penerapan Higiene Dan Sanitasi Santri Di Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Ulum Gresik Bersama Industri Pt. Terminal Petikemas Surabaya. PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 1(1), 682–686. https://doi.org/10.33086/snpm.v1i1.862