Santriwati Sehat, Bebas Anemia di Pondok Pesantren Al Hidayah 2 Bangkalan

Authors

  • Dini Setiarsih Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Pratiwi Hariyani Putrib Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Choirotussanijjah Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Risma Defva Santoso Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Irena Desanti Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Keywords:

anemia; haemoglobin; edukasi gizi; santriwati

Abstract

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan 3-4 dari 10 remaja Indonesia menderita anemia. Anemia dapat berdampak pada menurunnya aktivitas dan prestasi belajar karena kurangnya konsentrasi. Beberapa studi yang telah dilakukan di berbagai pondok pesantren menunjukkan adanya kejadian anemia di kalangan santri. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan pencegahan anemia di kalangan santriwati di pondok Pesantren Al Hidayah 2 Bangkalan. Metode kegiatan pengabdian adalah edukasi gizi, pemeriksaan kadar hemoglobin dan pemberian tablet tambah darah. Edukasi gizi dilakukan sebanyak dua kali, diawali dengan pre test, diakhiri dengan post test. Pemeriksaan kadar hemoglobin dengan pengambilan sampel darah kapiler. Hasil yang diperoleh adalah 101 orang sasaran mendapatkan edukasi gizi, 72 orang menjalani pemeriksaan kadar hemoglobin dan 10 orang dengan kadar hemoglobin rendah mendapatkan tablet tambah darah. Nilai rerata skor pengetahuan santriwati meningkat dari 6,88 pada saat pre test menjadi 9,82 pada post test. Dan 9 dari 10 orang dengan kadar hemoglobin rendah yang mendapatkan tablet tambah darah mengalami kenaikan kadar hemoglobin. Dengan demikian, pencegahan anemia di kalangan santriwati di Pondok Pesantren Al Hidayah 2 Bangkalan dapat dilakukan dengan edukasi gizi dan pemeriksaan hemoglobin. Dari hasil pemeriksaan hemoglobin, santriwati yang mengalami anemia pun mendapatkan tablet tambah darah sebagai upaya meningkatkan kadar hemoglobin.

References

Amareta, D.I. & Ardianto, E.T. (2018). Pendampingan Kader Kesehatan Remaja dalam Pencegahan Anemia pada Remaja Putri. Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2018

Ekayanti, I., Rimbawan, & Kusumawati, D. (2020). Faktor Risiko Anemia pada Santri Putri di Pondok Pesantren Darussalam Bogor. Media Gizi Indonesia, 15(2): 79–87.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, (2021). Panduan Kegiatan Hari Gizi Nasional.

Puspita, N. (2020). Hubungan Asupan Protein dan Zat Besi (Fe) dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam Sidoarjo. Diploma Thesis, Poltekkes Kemenkes Surabaya.

Sabrina, T., Zanaria, R., Diba, M.F., & Hestiningsih, T. (2020). Pencegahan Penyakit Anemia pada Remaja dengan Pemeriksaan Hemoglobin Awal pada Santri Pondok Pesantren Thawalib Sriwijaya Palembang. Jurnal Pengabdian Dharma Wacana, Volume 1 No. 3 pp. 125– 132.

Sunarsih, Sari M. K., Fadhillah R., Ratna R. N., & Sartiah. (2020). Penyuluhan tentang Anemia pada Remaja SMAN 14 Bandar Lampung Kemiling Permai Tanjung Karang Barat Lampung Tahun 2020. Jurnal Perak Malahayati Vol 2 No. 1 Mei 2020: 29-33

Wahyunita, V. D. & Sari, M. H. N. (2021). Media Pocket Book dan Pemberian Tablet Fe dalam Menurunkan Anemia pada Ibu Hamil. Jurnal Pengabdian Masyarakat Poltekita, Volume 2 No. 2 DOI: 10.33860/pjpm.v2i2.392

Downloads

Published

2022-04-22