Edukasi dan Implementasi Upaya Pencegahan Diabetes Melitus Melalui Terapi Berjemur di Pagi Hari

Authors

  • Ary Andini Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Rizki Nurmalya Kardina Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Endah Prayekti Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Evi Sylvia Awwalia Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Wandara Sekar Ayu Pramesti Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Brina Thursina Dibiasi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Satya Nugraha Wirayudha Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Hamiduumajid Ballihg Ballihgoo Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Keywords:

Berjemur; Diabetes Melitus; Webinar; Terapi ; POCT

Abstract

Angka kematian akibat Diabetes Mellitus (DM) meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu, edukasi dan implementasi program pencegahan DM perlu dikembangkan di masyarakat. Program pemberdayaan masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Kegiatan program terbagi menjadi dua program, seperti Webinar Nasional “Cegah Diabetes Mellitus dengan Terapi Rutin Berjemur Pagi” dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Program Terapi Berjemur Pagi yang dilaksanakan di Desa Jumputrejo RT 028 RW 009 Sukodono Kecamatan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Webinar Nasional diikuti oleh 141 peserta dan kegiatan sunbathing therapy pada pagi hari diikuti oleh 26 peserta. Materi Webinar Nasional meliputi (1) Mengenali gejala awal DM, (2) Pola makan sehat untuk mencegah DM, dan (3) Peran terapi berjemur untuk mencegah DM. Berdasarkan evaluasi hasil pemahaman materi mencapai skor rata-rata 74,54. Kegiatan rutin berjemur di pagi hari menunjukkan penurunan kadar glukosa darah yang diperiksa menggunakan Point of Care Testing (POCT) dari rata-rata 163 mg/dl pada hari 1 menjadi 141 mg/dl dengan tingkat keberhasilan program sekitar 73% peserta. Kegiatan edukasi dan implementasi terapi berjemur di pagi hari guna pencegahan DM mampu meningkatkan kesadaran untuk melakukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)

References

Andini, A., & Awwalia, E. S. (2018). Studi Prevalensi Risiko Diabetes Mellitus Pada Remaja Usia 15-20 Tahun Di Kabupaten Sidoarjo. Medical Health Science Journal, 2(1), 19–22. https://doi.org/10.33086/mhsj.v2i1.600

Andini, A., Kardina, R. N., & Anita. (2020). Pengaruh Terapi Berjemur Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Responden Terindikasi Diabetes Melitus. Media Ilmu Kesehatan, 9(2), 105-110. https://doi.org/10.30989/mik.v9i2.489

Andini, A., Kardina, R. N., & Anita. (2021). Effectivity of sunbathing therapy for reducing blood glucose levels on respondents over 40 years old. AIP Conference Proceedings 2353, 030061. https://doi.org/10.1063/5.0052549

Desa Jumputrejo. 2012. Desa Jumputrejo. [Artikel], diakses dari http://desa-jumputrejo.blogspot.com/?view=classic/

Desa Jumputrejo. 2012. Website Desa Jumputrejo “Menuju Desa Mandiri dan Sejahtera”. [Artikel], diakses dari http://sid.sidoarjokab.go.id/Sukodono/Jumputrejo/ category/infodesa/

Fatimah, R.N. 2015. Diabetes Melitus Tipe 2 [Artikel Review]. J Majority, Vol. 4 No. 5.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2021. 5 M Dimasa Pandemi Covid 19 di Inodnesia. Diakses dari http://www.padk.kemkes.go.id/article/read/ 2021/02/01/46/5-m-dimasa-pandemi-covid-19-di-indonesia.html pada tanggal 16 Juli 2021, pukul 10:32.

Parker J, Hashmi O, Dutton D, Mavrodaris A, Stranges S, Kandala NB, Clarke A, Franco OH. Levels of vitamin D and cardiometabolic disorders: systematic review and meta-analysis. Maturitas. 2010 Mar;65(3):225-36. doi: 10.1016/j.maturitas.2009.12.013. Epub 2009 Dec 23. PMID: 20031348.

Perkeni. (2015). Konsensus Pengelolaan Dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Indonesia 2015. Pengurus Besar Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PB Perkeni). Jurnal Kensus. Vol. 1. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Downloads

Published

2022-04-22