Bijak dalam Menyimpan Garam dengan Baik

Authors

  • Diah Ariana Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Baterun Kunsah Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Yeti Eka Sispita Sari Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Adelia Septiyandari Universitas Muhammadiyah Surabaya, Indonesia
  • Nastiti Kartikorini Universitas Muhammadiyah Surabaya, Indonesia

Keywords:

Garam Dapur, Iodium, Penyimpanan, Penjual Garam, SNI

Abstract

Iodium merupakan mineral yang diperlukan oleh tubuh manusia dalam jumlah yang relatif sangat kecil. Garam ber iodium yang di gunakan sebagai garam yang di konsumsi oleh masyarakat harus memenuhi Standart Nasional Indonesia (SNI 3556: 2010) antara lain mengandung iodium sebesar 30 – 80 ppm. Penyimpanan yang salah dapat menurunkan kadar Iodium dalam Garam, berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terkait analisa kadar iodium pada garam yang dijual di pasar. Gapura Sumenep didapatkan hasil 43% dari total sampel memiliki kadar iodium yang tidak memenuhi syarat SNI. jenis pengabdian ini adalah Penyuluhan kepada penjual 27 orang penjual garam dapur di pasar Gapura Sumenep dengan Metode memberikan brosur kepada setiap penjual beserta penjelasan dan menjawab pertanyaan dari penjual. Sejumlah 27 orang penjual garam pada pasar gapura Sumenep. Hasil yang didapatkan 100% penjual belum memiliki pemahaman yang baik terkait proses penyimpanan garam dapur yang dijual. Garam hanya disimpan di sembarang tempat tanpa memperhitungkan pencahayaan secara langsung dengan sinar matahari yang bisa menurunkan kadar iodium pada garam dan hal tersebut sudah terbukti secara laboratorium pada penelitian sebelumnya terkait penurunan kadar iodium pada garam sehingga tidak memenuhi Standart Nasional Indonesia (SNI 3556: 2010). Pemberian brosur sekaligus penyuluhan kepada penjual garam dapur yang ada di pasar Gapura bisa meningkatkan pengetahuan dari penjual sehingga lebih bijak dalam proses penyimpanan garam dapur sehingga tidak menurunkan kadar iudium yang terkandung di dalamnya. Kesimpulan Dari hasil pengabdian masyarakat terdapat peningkatan pengetahuan penjual garam iodium dalam penyipanan garam dapur sehingga tidak menurunkan kadar iodium yang terkandung di dalamnya

References

Adriani, M. 2014. Pengantar Gizi Masyarakat. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Almatsier, S. (2006). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Amanati,L (2017) Karakteristik Kandungan KIO3 Pada Garam Konsumsi Beryodium Yang Beredar Di Kota Blitar (Characteristics Of KIO3 Content In Iodized Consumption Salt That Circulating In Blitar City

Akhiruddin,M. ( 2011 ) Analisis Kadar Kalium Iodat (KIO3) Dalam Garam Dapur Menggunakan Metode Iodometri Yang Beredar Di Pasar Ujung Batu Kabupaten Hulu.

Astuti, W. (2016). Analisis hubungan pengetahuan, sikap, dan praktik gizi ibu rumah tangga dengan penggunaan garam beryodium di wilayah kabupaten bogor.

Departemen Gizi, K. I. 2016. Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Rajawali Pers.

Gunung, I, K. (2004). Perhitungan Kadar Iodium dalam Iodisasi garam untuk Penanggulangan GAKI di daerah Endemik.

Gusti Ayu M.P dan NI Komang E. 2013. Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Ibu Rumah Tangga terhadap Garam Beryodium di Desa Lodtuduh Wilayah Kerja UPT Kesehatan Masyarakat Ubud, Community Healt, Volume 1, No.2 juli 2013.

Gunibala,S. Y. 2014. Pemeriksaan Kadar Kalium Iodat dalam Garam Dapur di Kota Medan. Gorontalo: Universitas Negeri Gorontalo

Handayani, E., Saraswati, D. D., & Munayarokh. 2013. Perbedaan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Penggunaan Garam Beriodium di Wilayah Puskesmas Borobudur Kabupaten Magelang Tahun 2013. Jurnal Kebidanan, 2 (5): 20-27

Herman, dkk. ( 2015 ) Pengaruh Garam Dapur Terhadap Susut Tanah Lempung. Instuti Teknologi Padang.

Jim M, A. S. 2016. Buku Ajar Ilmu Gizi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC

Karwiti,W (2017). Basa,IH.,Asrori.,Silvia,Veny. Gambaran Kadar Iodium ( sebagai KIO3) Dalam Garam Dapur Yang Dijual diPasar Kota Palembang Tahun 2017. The Presence of Iodine ( As KIO3) In Table Salts sold In Palembang City In 2017.

Muthiah,. (2020). Penentuan Kadar Kalium Iodat (KIO3) dalam Garam Konsumsi yang Beredar Dipasaran dengan Metode Iodometri. Determination of Potassium Iodate Levels (KIO3) in Circulating Consumption Salt on the Market with the Iodometry Method.

Manalu, L. ( 2007 ). Pemeriksaan Kadar Kalium Iodat ( KIO3) Dalam Garam Dan Air yang Dikonsumsi Masyarakat Garoga Kabupaten Tapanuli Utara.

Mulyono. 2009. Kamus Kimia untuk Siswa Dan Mahasiswa Sains dan teknologi Ganesindo. Bandung.

Nuraini,N,D.2016. Diet Sehat dengan terapi Garam. Gosyen Publishing. Jakarta

Novitasari, Siti. 2014. Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Rumah Tangga Dengan Penggunaan Garam Beryodium Di Desa Selo Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. Surakatra : Skripsi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah

Safitri,R.(2019), P07534016036 Analisa Kadar Iodium Pada Garam DApur Dari Berbagai Merk Di pasar Sukaramai Medan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan Jurusan Analis Kesehatan.

Sastroasmoro, Sudigdo. 2011. Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis Edisi Ke-4. Jakartan : Sagung Seto.

Sediaoetama, A,D. (2006). Ilmu Gizi. Jilid. I. Dian Rakyat. Jakarta.

Downloads

Published

2022-01-25