Sosialisasi Dampak Degradasi Penggunaan Bahasa Jawa di Lingkungan Keluarga pada Era Society 5.0 di MTs. Al Falah Desa Kepel Kecamatan Kare Kabupaten Madiun

Authors

  • Estuning Dewi Hapsari Universitas PGRI Madiun, Kota Madiun, Indonesia
  • Inung Diah Kurniawati Universitas PGRI Madiun, Kota Madiun, Indonesia

Keywords:

sosialisasi, bahasa Jawa, society 5.0

Abstract

MTs. Al Falah adalah sekolah menengah pertama yang ada di Desa Kepel. Siswa MTs Al Falah berasalah dari penduduk sekitar di Desa kepel. Pada umumnya orang tua siswa bekerja sebagai petani. Orang tua mengalami kerisauan dengan perkembangan teknologi informasi yang cepat. Kondisi tersebut berdampak pada pola pikir dan perilaku anak. Orang tua merasa anak kurang mengenal tata krama dalam berbahasa. Ada beberaapa kata yang seharusnya tidak diucapkan anak kepada orang tua. Kegiatan sosialisasi ini lebih
ditekankan pada pengenalan unggah-ungguh basa pasa siswa MTs. Al Falah. Melalui kegiatan sosialisasi diharapkan siswa dapat memahami konteks penggunaan bahasa Jawa. Dengan demikian penggunaan bahasa jawa di lingkungan keluarga lebih efektif dan efisien. Berdasarkan hasil sosialisasi, diketahui jika siswa memberikan respon yang cukup baik.

References

Bhakti, Wirayudha Pramana.2020.Pergeseran Penggunaan Bahasa Jawa ke Bahasa Indonesia dalam Komunikasi Keluarga di Sleman. Jurnal Skripta. Vol.6 (20), hal, 28-40.

Coulmas, F. (2005). Sociolinguistics: The Study of Speakers’ Choice. Cambridge University Press.

Rumidjan, Muh. Arafik. 2016. Profil Pembelajaran Unggah-Ungguh Bahasa Jawa Di Sekolah Dasar. Sekolah Dasar Kajian Teori dan Praktik, Tahun 25 No. 1 Hal. 55-61. Tersedia Pada : http://journal2.um.ac.id/index.php/sd/article/view/1313/679.

Tamrin. (2018). Pola Pergeseran Bahasa: Kasus Pergeseran Bahasa Totoli dalam Ranah Keluarga Berdasarkan Hubungan Peran dan Kategori Umur di Kabupaten Tolitoli. Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah.

Downloads

Published

2022-01-25