Peningkatan Pengetahuan Dan Self Care Pada Penyandang Diabetes Melalui Virtual Support Group Selama Masa Pandemi

Authors

  • Umdatus Soleha Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Iis Noventi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Nyoto Nyoto Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Singgih Singgih Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Ira Trio Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia

Keywords:

Diabetes, Pengetahuan, Selfcare, Virtual Support Group

Abstract

Penyebab DM selain factor keturunan, yang terutama adalah faktor gaya hidup yang tidak sehat, yaitu kegemukan dan kurang gerak. Sebagian peningkatan jumlah penderita DM juga disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang pengelolaan DM. selama masa pandemi ini penyuluhan hanya dilakukan lewat whattshap grub yang aktif hanya dari beberapa saja, tidak adanya tatap muka yang bisa berinteraksi secara langsug dan pemaparan yang dilakukan hanya sebatas konsultasi bila ada yang melakukan konsultasi, sehingga penyuluhan yang di berikan oleh educator tidak di terima secara utuh dan berkala. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan komplikasi diabetes mellitus di Komunitas Persadia RS Bhayangkara H.S Samsoeri Mertojoso Surabaya. untuk mencegah komplikasi pada penderita Diabetes dengan peningkatan pengetahuan dan self care pada penyandang diabetes melalui Virtual Support Group selama masa pandemi di RS Bhayangkara
H.S Samsoeri Mertojoso Surabaya. Virtual Support Group adalah penyandang diabetes dapat berperan aktif dalam diskusi kelompok, saling mengsupport dan aktif mengikuti materi yang telah diajarkan dalam kelas edukasi dengan video animasi yang menarik dan mudah dipahami. Apabila para peserta tersebut diberikan materi edukasi dan ketrampilan mengenai cara mendeteksi diabetes mellitus sejak dini dan secara berkala, perawatan kaki, exercise untuk penderita diabetes maka diharapkan dapat meningkatkan
kepatuhan dalam hal pengobatan, diit dan perbaikan pola hidup sehingga komplikasi bisa di cegah lebih dini. Kegiatan ini dilakukan dalam jangka waktu 3 bulan (Juni - Agustus 2021). Dari kegiatan ini didapatkan perbandingan tingkat pengetahuan sebelum dilakukan Virtual Support Group dan setelahnya. Terjadi kenaikan signifikan peningkatan pengetahuan tentang manajemen diabetes hasil pre test peserta berpengetahuan baik sebesar 24(28%) dan setelah diberikan penyuluhan dan demonstrasi responden berpengetahuan baik menjadi 78(93%). Metode Virtual Support Group untuk meningkatkan kepatuhan dalam hal pengobatan, diit dan perbaikan pola hidup sehingga komplikasi bisa di cegah lebih dini.

References

Safitri,I. (2013). Kepatuhan Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Ditinjau Dari Locus Of Control. Ejournal UMM (1):1583-1686.

Adib, M. 2011. Pengetahuan Praktis Ragam Penyakit Mematikan yang Paling Sering Menyerang Kita. Jogjakarta: Buku Biru.

Noventi, I, Khafid,Rusdianingsih (2018) Self Management Support Program pada penderita Diabetes dengan pendekatan Diabetes Support Group di RSI Surabaya. Community Development Journal 2(1)

Korbel, CD, Wiebe, DJ, Berg, CA (2007). Gender Differences in Adherence to Type 1 Diabetes Management Across Adolescence: The Mediating Role of Depression. Children's Healthcare, 36 (1), 83–98

Difran et al (2020). Acceptance and Commitment Therapy (ACT) on increasing the compliance of management diabetes mellitus type 2. International Journal of Psychosocial Rehabilittation, Vol 24, Issue 09, 2020 ISNN: 1475-7192

Downloads

Published

2022-01-25