Program Kegiatan “Nglawuhi Mbagei” di Kampung Sosrokusuman

Authors

  • Eka Rachmawati Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
  • Titik Sulistyani Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
  • Lina Mufidah Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
  • Christiana Mayang Anggraeni Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia

Keywords:

Nglawuhi, Mbagei, Covid-19, Menu Lengkap, Bergizi

Abstract

Upaya mendukung program pemerintah dalam memberikan makanan sehat dan bergizi diadakan suatu program pendukung yaitu dalam bahasa jawa disebut dengan “Nglawuhi Mbagei”. Dalam hal ini nglawuhi mbagei membagikan makanan lengkap empat sehat lima sempurna yang disiapkan dengan higienis, sehat dan lengkap. Kegiatan Nglawuhi Mbagei dilaksanakan setiap hari Jum’at . Relawan dalam kegiatan ini berjumlah 10 orang. Metodepelaksanaan awal adalah demonstrasi dengan berbagai jenis menu makanan sehat baik lauk pauk, sayuran, kue dan kudapan basah. Nglawuhi berasal dari kata “lawuh” yang artinya laukpauk. Nglawuhi seolah-olah banyak laukpauk yang menambah nafsu makan. Mbagei sendiri artinya membagi sesuatu bersama. Dalam hal ini nglawuhi mbagei membagikan makanan lengkap empat sehat lima sempurna yang disiapkan dengan higienis, sehat dan lengkap. Relawan dalam program kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK RW 05 sebanyak 10 orang. Pelaksanaan pengabdian setiap hari Jum'at pada pukul 10.00 - 13.00 WIB. Dana dalam program kegiatan ini sepenuhnya berasal dari RW 05 yang dikembalikan kembali kepada warga dalam
bentuk makanan bergizi baik pada sasaran balita, lansia maupun warga biasa. Makanan dibuat lengkap dari lauk, pauk, kudapan basah, snack dan aneka minuman sehat. Menjaga pola makan sehat bergizi dan seimbang adalah bagian penting untuk mendukung sistem daya tahan tubuh. Penularan corona dapat diantisipasi dengan mengkonsumsi makanan sehat dan pola hidup yang seimbang agar meningkatkan sistem imun. Program kegiatan “Nglawuhi Mbagei” dapat menambah kekebalan tubuh pada era pandemic khususnya warga di kampung Sosrokusuman dengan memberikan makanan empat sehat lima sempurna setiap minggunya.

References

Almatsier, Sunita. 2009. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama

Baliwati, Y. F, Khomsan, A, Dwiriani, M. C. (2004). Pengantar Pangan dan Gizi. Jakarta: Swadaya

Buana, D. Analisis Perilaku Masyarakat Indonesia dalam Menghadapi Pandemi Virus Corona (Covid-19) dan Kiat Menjaga Kesejahteraan Jiwa. (2020). Jurnal social dan budaya syari, 7(3),1-14.

Frontiers. 2020. Coronavirus Disease (COVID-19): The Impact and Role of Mass Media During the Pandemic. URL: https://www.frontiersin.org/rese archtopics/13638/coronavirusdisease-covid-19-the-impactand-role-of-massmedia-duringthe-pandemic#authors. Diakses pada tanggal 10 Oktober 2021.

Hardani, Rika. (2002). Pola Makan Sehat . Makalah Seminar Online Kharisma ke-2. Yogyakarta: RS dr. Sardjito.

Kemenkes RI. 2021. 5 M Dimasa Pandemi COVID-19 di Indonesia. URL: http://www.padk.kemkes.go.id/ article/read/2021/02/01/46/5-mdimasapandemi-covid-19-diindonesia.html. Diakses tanggal 8 Oktober 2021.

Mahardini. 2020. Panduan Pola Makan Bergizi dan Seimbang Selama Pandemi Covid-19. https://health.kompas.com/read/2020/04/17/060600768/panduan-polamakan-bergizi-dan-seimbang-selama-pandemi-covid-19?page=all

Downloads

Published

2022-01-25