Emo-Demo Pentingnya Zat Besi dan Tablet Tambah Darah Pada Siswi SMP Labschool UM, Malang

Authors

  • Fildzah Karunia Putri Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia

Keywords:

Emo-Demo, ATIKA, Zat besi, Anemia

Abstract

Tingginya angka anemia pada remaja putri akan menimbulkan gangguan fungsi kognitif, kemampuan akademik rendah, dan menurunnya kapasitas fisik. Sehingga untuk mencegah kejadian anemia defisiensi besi pada remaja putri perlu diberi perhatian khusus dengan dibekali pengetahuan gizi mengenai anemia defisiensi besi. Kegiatan ini dilakukan di SMP Labschool Malang dengan metode emo-demo terkait berapa banyak kandungan zat besi pada bahan makanan sumber zat besi dan dibandingkan dengan jumlah gelas beras. Kegiatan Emotional Demonstration (emo-demo) ATIKA pada 40 siswi yang dikelompokkan menjadi 4 kelompok kecil terdapat 4 pertanyaan mengenai kebutuhan zat besi pada remaja putri yang mencetuskan diskusi aktif antar siswi. Proses pembelajaran dengan menggunakan media dapat lebih efektif dibandingankan hanya dengan metode ceramah. Hal ini disebabkan karena responden akan memegang media, membaca, mendengarkan, menyimpulkan materi dan akan lebih aktif dalam bertanya. Pengetahuan juga dapat didukung dengan penggunaan panca indra manusia seperti pengelihatan, pendengaran, penciuman, perasa dan peraba. Pernyataan tersebut mendukung hasil monitoring evaluasi kegiatan edukasi dan emo-demo yang dilakukan. Hasil dari kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan pemahaman remaja putri mengalami peningkatan. Dalam proses intervensi digunakan metode emo-demo yang melibatkan perasaan remaja putri. Untuk meningkatkan pengetahuan tentang anemia dan tablet tambah darah, maka dilakukan kegiatan edukasi gizi pada remaja putri yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan. Selain itu juga diberikan usulan kegiatan edukasi yang dilakukan oleh teman sebaya.

References

Dwi Pramardika, D. (2019). Evaluasi Program Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri . MPPKI, 2(3), 200. https://doi.org/10.31934/mppki.v2i3

Fadhilah, D., Hartini, T. N. S., & Gunawan, I. M. A. (2017). Efektifitas penyuluhan tentang sayuran menggunakan media “kartu sayuran” terhadap peningkatan pengetahuan siswa sekolah dasar. Jurnal Nutrisia, 19(2), 100–105.

Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN), & Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Modul Emotional Demonstration Rumpi Sehat. Jakarta.

Hazavehei, M., & Adibinegar, M. (2016). THE ROLE OF HEALTH EDUCATION IN REDUCING IRON DEFICIENCY ANEMIA IN YOUTH GIRLS: A SYSTEMATIC REVIEW.

Kemenkes RI. (2017). Infodatin Reproduksi Remaja-Ed.Pdf. Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja.

Kementerian Kesehatan RI. (2016). Pedoman pencegahan dan penanggulangan anemia

pada remaja putri dan WUS. Direktorat Gizi Masyarakat, 97.

Kementrian Kesehatan, R. I. (2013). Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2013. Jakarta: Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan.

Simanungkalit, S. F., & Simarmata, O. S. (2019). Pengetahuan dan perilaku konsumsi remaja putri yang berhubungan dengan status anemia. Buletin Penelitian Kesehatan, 47(3), 175–182.

Downloads

Published

2022-01-25