Strategi Komunikasi Guru dan Orangtua Selama Anak Belajar Dari Rumah (BDR) di Masa Pandemi Covid-19

Authors

  • Andini Hardiningrum Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Destita Shari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Pance Mariati Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia

Keywords:

Strategi, komunikasi guru dan orangtua, belajar dari rumah

Abstract

Komunikasi yang baik dan efektif antara guru dan orangtua akan menciptakan proses belajar mengajar yang efektif sebab perkataan yang disampaikan oleh guru mengandung pesan yang sangat penting (Effendy, 2004). Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan startegi bagaimana berkomunikasi yang baik antara guru dan orang tua selama anak belajar dari rumah agar menjadikan pembelajaran lebih maksimal dan lebih mudah dipahami oleh anak. Metode dalam pelaksanaan program pengabdian pada masyarakat ini adalah dalam bentuk seminar sosialisasi dan edukasi secara langsung pada guru dan orangtua. Subjeknya adalah seluruh guru dan orangtua di TK Khadijah Pandegiling Surabaya. Hasil utama dari pengabdian ini adalah terbentuknya strategi komunikasi yang efektif antara guru dan orangtua untuk menciptakan pembelajaran pada anak yang menyenangkan dan mudah  dipahami Hasil dari pelatihan yang sudah dilaksanakan di TK Khadijah Pandegiling Surabaya yaitu guru dan orangtua merasa startegi komunikasi yang dibuat mampu memperlancar komunikasi sehingga meminimalisir terjadinya kesalahpahaman. Karena guru yang baik adalah komunikator yang baik atau guru efektif adalah komunikator yang efektif. (Iriantara, Yosal, 2013). Strategi yang dibuat sesuai dengan anjuran dari Kemendikbud (2020) adalah sebagai berikut: 1. Guru Mengamati bagaimana pola komunikasi orangtua 2. Guru mampu Bertutur kata lisan dan tulisan 3. Guru dapat Mendengarkan informasi orang lain dan Memahami informasi tersebut, 4. Guru perlu memiliki Kecerdasan Emosional, 5. Self-Efficacy, 6. Guru harus sangat Percaya Diri, 7. Rasa Hormat Menyampaikan pesan dengan sopan dan menghargai, 8. Komunikasi NonVerbal, 9 Membangun Komunikasi Positif Antara Guru PAUD dengan Orang Tua Murid, 10. Guru harus dapat memilih Media yang Tepat, 11. Memberikan Umpan Balik saat Komunikasi. Melalui strategi ini guru dan orangtua merasa lebih mudah dalam menerima informasi dan lebih dapat bekerjasama untuk meingkatkan motivasi belajar anak selama belajar dari rumah.

References

Burhan, Bungin. 2009 Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Prenada Media Group.

Deddy Mulyana, 2005. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2005), h. 62.

Direktorat PAUD Kemendikbud. 2020. Membangun Komunikasi Positif antara Guru PAUD dengan Orangtua Murid (Selama Kebijakan Belajar dari Rumah). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Effendi, Uchjana, Onong, Kepemimpinan dan Komunikasi, (Yogyakarta: Al- Amin Press, 1996), Cet. Ke-1, h.59

Giantika, G.Gan. 2020. Jurnal Komunikasi Vol 11 No. 2 September 2020. Jakarta: Universitas Bina Sarana Informatika

Iriantara, Yosal, usep syarifudin. (2013). komunikasi pendidikan. Bandung: simbiosa rekatama media14

Ruslan, R. (2003). Metode Penelitian Public Relations dan Komunikasi. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Sumanto, Wasty. 1990. Psikologi Pendidikan. Malang: PT. Rineka Cipta,

Tasmora, Toto. 1997. Komunikasi Dakwah. Cet. II; Jakarta: Gaga Media Pratama.

Downloads

Published

2022-01-25